Featured

November 23, 2014

The Hunger Games Novel Online

Recommended !
Udah 3 tahunan filmnya ditayangin, tapi entah kenapa habis liat The Hunger Games : Mockingjay part 1 langsung pengen nulis ini. Gara-gara Peeta yang di film ini endingnya gaenak banget. Honestly, lebih baik nonton film dulu baru novel. Soalnya novel kan detail, kalo pas liat filmnya ntar malah kecewa.
Sinopsis :
Sebuah reruntuhan di tempat yang dulu dikenal sebagai Amerika Utara, terdapat sebuah bangsa yang dikenal dengan nama Panem. Capitol (ibu kota Panem) yang bersinar, dikelilingi oleh dua belas kabupaten terpencil. Capitol bersifat keras, kejam dan membuat setiap kabupaten tetap berada di tempatnya , memaksa mereka semua untuk mengirim satu perempuan dan satu anak laki-laki antara usia dua belas hingga delapan belas untuk berpartisipasi dalam acara tahunan The Hunger Games, sebuah pertarungan sampai mati yang disiarkan langsung di televisi. Katniss Everdeen enam belas tahun, yang tinggal sendirian bersama ibu dan adik perempuan, menganggapnya sebagai hukuman mati ketika ia dipaksa untuk mewakili distriknya di Olimpiade. Tapi Katniss juga telah memutuskan untuk mengecoh pencipta permainan. Untuk melakukan itu dia harus menjadi orang terakhir yang berdiri pada akhir siksaan mematikan, dan yang akan membawa setiap kekuatan dan licik yang dia punya. Penasaran akan kisah nya ? yuk..

Chapter
Bagian SatuBagian DuaBagian Tiga
Bagian EmpatBagian LimaBagian Enam
Bagian TujuhBagian DelapanBagian Sembilan
Bagian SepuluhBagian SebelasBagian Dua Belas
Bagian Tiga BelasBagian Empat BelasBagian Lima Belas
Bagian Enam BelasBagian Tujuh BelasBagian Delapan Belas
Bagian Sembilan BelasBagian Dua PuluhBagian 21
Bagian 22Bagian 23Bagian 24
Bagian 25Bagian 26Bagian 27

November 04, 2014

Khas dan Aam

I.                   PENDAHULUAN
Salah satu unsur penting yang digunakan sebagai pendekatan dalam mengkaji Islam adalah Ilmu Ushul Fiqh, yaitu ilmu yang mempelajari kaidah-kaidah yang dijadikan pedoman dalam menetapkan hukum-hukum syari’at yang bersifat amaliyah yang diperoleh melalui dalil-dalil yang rinci. Melalui kaidah-kaidah Ushul Fiqh akan diketahui nash-nash syara’ dan hukum-hukum yang ditunjukkannya. Diantara kaidah-kaidah Ushul Fiqh yang penting diketahui adalah Istinbath dari segi kebahasaan, salah satunya adalah lafadz ‘am dan lafadz  khas. Di dalam makalah ini akan membahas lafadz ‘am dan lafadh khas secara lebih mendalam.

II.                RUMUSAN MASALAH
A.    Jelaskan pengertian lafadz aam dan khas?
B.     Apa saja bentuk – bentuk aam dan khas?
C.     Bagaimana dalalah lafadz aam dan khas?
III.             PEMBAHASAN
A.    Pengertian Lafadz Aam dan Khas?
1.      Pengertian lafadz aam.
Aam menurut bahasa artinya merata, atau yang umum. Lafadz yang umum (‘am) ialah yang menunjukkan pada jumlah yang banyak dan satuan yang termasuk dalam pengertiannya dalam satu makna yang berlaku.[1]
Aam menurut istilah adalah kata yang memberi pengertian umum, meliputi segala sesuatu yang terkandung dalam kata itu dengan tidak terbatas. Misalnya Al- Insan yang berarti manusia. Perkataan ini mempunyai pengertian umum, jadi semua manusia termasuk dalam tujuan perkataan ini, seakli mengucapkan lafadz Al- Insan berarti meliputi jenis manusia seluruhnya. Jadi, dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan bahwasannya keumuman merupakan bagian dari sifat- sifat lafadz. Karena keumuman adalah dalalah lafadz terhadap penghabisan seluruh satuan- satuannya. Sesungguhnya lafadz apabila menunjukkan pada satu individu atau dua individu, atau jumlah terbatas daripada individu- individu maka ia tidaklah termasuk lafadz umum.[2]
هو لفظ وضع للذ لا لة علي ا فر ا د غير محصو ر ين علي سبيل الا ستغرا ق و ا لشمول
Artinya :
Suatu lafadh yang dipakai untuk menunjukkan kepada satuan- satuan yang tak terbatas dan mencakup semua satuan itu.[3]
Para ulama berbeda pendapat, apakah pengertian yang ditunjukkan oleh lafadh ‘aam itu bersifat qathi dan dzanny. Golongan Hanfiah berpendapat bahwa penunjukan lafadz ‘am itu terhadap satuan yang termasuk dalam pengertiannya itu tergolong qathi, mereka menyebut contoh, firman Allah :
Orang-orang yang meninggal dunia diantaramu dengan meninggalkan istri- istri (hendaklah para istri itu) menangguhkan dirinya (beriddah) empat bulan sepuluh hari. (Q.S. Al- Baqarah : 234)
Ayat tersebut meliputi seluruh perempuan yang ditinggal mati suaminya hendaklah beribadah dalam waktu yang telah ditentukan kecuali bila ada yang mengkhususkan, baik perempuan itu belum dicampuri suaminya atau sudah dicampuri.
Demikian pula firman Allah yang berbunyi :
Dan perempuan- perempuan yang tidak haid lagi (menopause) diantara perempuan- perempuan jika kamu ragu-ragu (tentang masa idahnya), maka masa iddah mereka adalah tiga bulan, dan begitu pula perempuan- perempuan yang tidak haid. (At Thalaq : 4).
Dari ayat tersebut dipahami bahwa yang dimaksud Iddah disana ialah meliputi seluruh iddahnya perempuan-perempuan yang tidak lagi haid baik berpisahnya itu disebabkan talak atau karena Faskh setelah dicampuri.[4]
2.      Pengertian lafadz khas.
Khas menurut bahasa ialah lafadz yang menunjukan arti yang tertentu, tidak meliputi arti umum, dengan kata lain, khas itu kebalikan dari aam.
Menurut istilah , definisi khas adalah lafadz yang diciptakan untuk menunjukan pada perseorangan tertentu. Seperti Muhammad. Atau menunjukan satu jenis, seperti lelaki. Atau menunjukkan beberapa satuan terbatas, seperti tiga belas, seratus, sebuah kaum, sebuah masyarakat, sekumpulan orang, sekelompok orang dan lain sebagainya yang terdiri dari lafadz yang menunjukkan sejumlah individu dan tidak menunjukan terhadap seluruh individu. Artinya tidak mencakup semua, namun hanya berlaku untuk sebagian tertentu.[5]
Khas adalah “Isim Fail” yang berasal dari kata kerja :
حَصَصَ, يُخْصِّصُ, يُخَصِيصاً, خاَصِّ
Artinya :
“yang mengkususkan atau menentukan”
Dalam istilah ushul fiqh, yang dimaksud dengan khas adalah :
مَالاَ يَتَناَوَلُ دَفْعَةً سَيْئَيْنِ فَصاَعَداً مِنْ غَيْرِ خَصٍ
Artinya :
"sesuatu yang tidak mencapai sekaligus dua/lebih tanpa batas.
Contoh
1.  رَجُل Artinya seorang laki- laki, dalam hal ini terbatas pada seorang saja.
2. رُجُلاَن Artinya dua orang laki- laki dalam hal ini terbatas pada dua orang saja.[6]

B.     Bentuk – Bentuk Aam dan Khas?
1.      Bentuk lafadz aam
Adapun bentuk- bentuk lafadz yang mengandung arti ‘am dalam bahasa Arab banyak sekali, diantaranya adalah :
a.       Lafadz كل(setiap) dan جامع (seluruhnya)
Misalnya :
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْت
Artinya:“Tiap-tiap yang berjiwa akan mati”. (Ali ‘Imran, 185)
هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُمْ مَا فِي الْأَرْضِ جَمِيعًا
Artinya; “Dialah Allah yang menjadikan untukmu segala yang ada di bumi secara keseluruhan (jami’an)”. (Al-Baqarah:29)
Lafadz  كل dan حامع tersebut diatas , keduanya mencakup seluruh satuan yang tidak terbatas jumlahnya.
b.      Kata jamak (plural) yang disertai alif dan lam di awalnya.Seperti:
وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ
 Artinya: “Para ibu (hendaklah) menyusukan anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi  orang yang ingin menyempurnakan penyusuannya”. (Al-Baqarah:233).
Kata al-walidat dalam ayat tersebut bersifat umum yang mencakup setiap yang bernama atau disebut ibu.
c.       Kata benda tunggal yang di ma’rifatkan dengan alif-lam.
Contoh:
وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا
Artinya: “Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba” (Al_baqarah: 27) Lafadz  al-bai’ (jual beli) dan al-riba adalah kata benda yang di ma’rifatkan dengan alif lam. Oleh karena itu, keduanya adalah lafadz ‘am yang mencakup semua satuan-satuan yang dapat dimasukkan kedalamnya.
d.      Lafadz   Asma’ al-Mawsul. Seperti ma, al-ladhina, al-ladzi dan sebagainya.Salah satu contoh adalah firman Allah:
إِنَّ الَّذِينَ يَأْكُلُونَ أَمْوَالَ الْيَتَامَى ظُلْمًا إِنَّمَا يَأْكُلُونَ فِي بُطُونِهِمْ نَارًا وَسَيَصْلَوْنَ سَعِيرًا
Artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang (al-ladzina) memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api  sepenuh perut dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala”. (An-Nisa:10)
e.       Lafadz  Asma’ al-Syart (isim-isim isyarat, kata benda untuk mensyaratkan), seperti kata ma, man dan sebagainya. Misalnya:
وَمَنْ قَتَلَ مُؤْمِنًا خَطَأً فَتَحْرِيرُ رَقَبَةٍ مُؤْمِنَةٍ وَدِيَةٌ مُسَلَّمَةٌ إِلَى أَهْلِهِ إِلَّا أَنْ يَصَّدَّقُوا
      Artinya : “dan barang siapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah”.(An-Nisa’:92)
f.       Isim nakirah dalam susunan kalimat naïf  (negatif), seperti kata لَا جُنَاحَ dalam ayat berikut:
وَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ أَنْ تَنْكِحُوهُنَّ إِذَا آَتَيْتُمُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ
Artinya: “dan tidak ada dosa atas kamu mengawini mereka apabila kamu bayar kepada mereka maharnya”. (Al-Mumtahanah:10).[7]
2.      Bentuk lafadz khas
Lafadz khas bentuknya ada beberapa macam diantaranya :
-          Berbentuk mutlak yaitu lafal khas yang tidak ditentukan dengan sesuatu. Contohnya, hukum zakat fitrah adalah satu sho’.
-          Berbentuk khas (muqoyyad ) lafal khas yang ditentukann dengan sesuatu. Contohnya, masalah bersuci.
-          Berbentuk amr yaitu kata yang mengandung arti amar atau berbentuk khabar, dan hukumnya wajib. Contohnya, wanita-wanita yang ditalak hendaklah menahan diri( menunggu) tiga kali quru’.
-          Berbentuk nahiy yaitu mengandung arti larangan dan hukumnya haram.[8]

C.     Dalalah Lafadz Aam dan Khas?
Jumhur Ulama, di antaranya Syafi’iyah, berpendapat bahwa lafadz ‘am itu dzanniy. Dalalahnya atas semua satuan-satuan di dalamnya. Demikian pula, lafadz ‘am setelah di-takhshish, sisa satuan-satuannya juga dzanniy dalalahnya, sehingga terkenallah di kalangan mereka suatu kaidah ushuliyah yangberbunyi:
مَا مِنْ عَامٍ إِلاَّ خُصِّصَ
Artinya: “Setiap dalil yang ‘am harus ditakhshish”.
Oleh karena itu, ketika lafadz ‘am ditemukan, hendaklah berusaha dicarikan pentakhshishnya. Berbeda dengan jumhur ulama’. Ulama Hanafiyah berpendapat bahwa lafadz ‘am itu qath’iy dalalahnya, selagi tidak ada dalil lain yang mentakhshishnya atas satuan-satuannya. Karena lafadz ‘am itu dimaksudkan oleh bahasa untuk menunjuk atas semua satuan yang ada di dalamnya, tanpa kecuali.
Sebagai contoh, Ulama Hanaifiyah mengharamkan memakan daging yang disembelih tanpa menyebut basmalah, karena adanya firman Allah yang bersifat umum, yang berbunyi :
وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ
Artinya: “dan janganlah kamu memakan binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya”. (Al-An`âm:121) Ayat tersebut, menurut mereka, tidak dapat ditakhshish oleh hadits Nabi yang berbunyi:
المْسْلِمُ يَذْبَحُ عَلَى اسْمِ اللهِ سَمَّى أَوْ لمَ يُسَمِّ . (رواه أبو داود)
Artinya; “Orang Islam itu selalu menyembelih binatang atas nama Allah, baik ia benar-benar menyebutnya atau tidak.” (H.R. Abu Daud)
Alasannya adalah bahwa ayat tersebut qath’iy, baik dari segi wurud (turun) maupun dalalah-nya, sedangkan hadits Nabi itu hanya dzanniy wurudnya, sekalipun dzanniy dalalahnya.
Ulama Syafi’iyah membolehkan, alasannya bahwa ayat itu dapat ditakhshish dengan hadits tersebut. Karena dalalah kedua dalil itu sama-sama dzanniy. Lafadz ‘am pada ayat itu dzanniy dalalahnya, sedang hadits itu dzanniy pula wurudnya dari Nabi Muhammad SAW.[9]
Dalalah khas menunjuk kepada dalalah qath’iyyah terhadap makna khusus yang dimaksud dan hukum yang ditunjukkannya adalah qath’iy, bukan dzanniy, selama tidak ada dalil yang memalingkannya kepada makna yang lain.
Misalnya , firman Allah :

فَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ فِي الْحَجِّ
Artinya:” Tetapi jika ia tidak menemukan binatang korban atau tidak mampu), maka wajib berpuasa tiga hari dalam masa haji..(Al-Baqaarah :196)
Lafadz  tsalatsah (tiga) dalam ayat di atas adalah khas, yang tidak mungkin diartikan kurang atau lebih dari makna yang dikehendaki oleh lafadh itu. Oleh karena itu dalalah maknanya adalah qath’iy dan dalalah hukumnya pun qath’iy.
Akan tetapi, apabila ada qarinah, maka lafadh khas harus ditakwilkan kepada maksud makna yang lain.
Sebagai contoh hadits Nabi yang berbunyi :
فِيْ كُلِّ أَرْبَعِيْنَ شَاةً شَاةٌ
Artinya: “pada setiap empat puluh kambing, wajib zakatnya seekor kambing”
Menurut jumhur ulama, arti kata empat puluh ekor kambing dan seekor kambing, keduanya adalah lafadh khas. Karena kedua lafadh tersebut tidak mungkin diartikan lebih atau kurang dari makna yang ditunjuk oleh lafadh itu sendiri.
Dengan demikian, dalalah lafadh tersebut adalah qath’iy. Tetapi menurut Ulama Hanafiyah, dalam hadits tersebut terdapat qarinah yang mengalihkan kepada arti yang lain. Yaitu bahwa fungsi zakat adalah untuk menolong fakir miskin. Pertolongan itu dapat dilakukan bukan hanya dengan memberikan seekor kambing, tetapi juga dapat dengan menyerahkan harga seekor kambing yang dizakatkan.[10] 

IV.             PENUTUP
A.    KESIMPULAN
Aam adalah suatu lafadh yang dipakai untuk menunjukkan kepada satuan- satuan yang tak terbatas dan mencakup semua satuan itu. Sedangkan Khas adalah lafadz yang diciptakan untuk menunjukan pada perseorangan tertentu.
Bentuk- bentuk aam adalah lafadz كل(setiap) dan جامع (seluruhnya), kata jamak (plural) yang disertai alif dan lam di awalnya, kata benda tunggal yang di ma’rifatkan dengan alif-lam, lafadz   Asma’ al-Mawsul, dan Isim nakirah dalam susunan kalimat naïf  (negatif). Sedangkan bentuk khas adalah berbentuk mutlak, khas, amr, dan nahiy.
Dalalah lafadz aam menurut Syafi’iyah, berpendapat bahwa lafadz ‘am itu dzanniy. Dalalahnya atas semua satuan-satuan di dalamnya. Demikian pula, lafadz ‘am setelah di-takhshish, sisa satuan-satuannya juga dzanniy dalalahnya. Sedangkan dalalah khas menunjuk kepada dalalah qath’iyyah terhadap makna khusus yang dimaksud dan hukum yang ditunjukkannya adalah qath’iy, bukan dzanniy, selama tidak ada dalil yang memalingkannya kepada makna yang lain.

B.     SARAN
Demikianlah makalah yang dapat saya paparkan. Saya menyadari dalam penulisan makalah ini banyak kekurangan. Maka dari itu kritik dan saran yang konstruktif sangat saya harapkan demi kesempurnaan makalah ini dan berikutnya. Besar harapan saya semoga makalah ini bisa memberikan banyak manfaat bagi pembaca pada umumnya dan pemakalah pada khususnya. Amin.





DAFTAR PUSTAKA

Khallaf, Abdulwahab. 1994. Ilmu Ushul Fiqih. Semarang : Dina Utama.
Mu’in. 1986. Ushul Fiqh II. Jakarta : Direktorat Jendral Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama.
Umam, Khoirul dan Achyar Aminudin. 2001. Ushul Fiqih 11. Bandung : CV Pustaka Setia.
Zainy, Ma’sum , dkk. 2008.  Ilmu Ushul Fiqih. Jombang : Darul Hikmah.
http://sumberil.blogspot.com/2013/02/lafadz-am-dan-khas.html http://sumberil.blogspot.com/2013/02/lafadz-am-dan-khas.html



[1] http://simba-corp.blogspot.com/2012/03/makalah-am-dan-khas.html http://sumberil.blogspot.com/2013/02/lafadz-am-dan-khas.html  diakses pada tanggal 17 September 2014
[2]  Khoirul Umam, Achyar Aminudin, Ushul Fiqih 11, CV Pustaka Setia, (Bandung : 2001), hlm. 61
[3]  Mu’in, Ushul Fiqh II, Direktorat Jendral Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama, (Jakarta : 1986), hlm. 7
[4] http://simba-corp.blogspot.com/2012/03/makalah-am-dan-khas.html http://simba-corp.blogspot.com/2012/03/makalah-am-dan-khas.html diakses pada tanggal 17 September 2014
[5] Abdulwahab Khallaf, Ilmu Ushul Fiqih, Dina Utama, (Semarang : 1994), hlm. 278
[6] http://simba-corp.blogspot.com/2012/03/makalah-am-dan-khas.htmlhttp://simba-corp.blogspot.com/2012/03/makalah-am-dan-khas.html diakses pada tanggal 17 September 2014
[7] Khoirul Umam, Achyar Aminudin, Ushul Fiqih II, cv Pustaka Setia,(Bandung : 2001), hlm. 68.
[8] http://sumberil.blogspot.com/2013/02/lafadz-am-dan-khas.html http://sumberil.blogspot.com/2013/02/lafadz-am-dan-khas.html diakses pada tanggal  17 September 2014.
[9] Abdul wahab Khallaf, Ilmu Ushul Fiqih, Dina Utama, (Semarang : 1994), hlm. 282
[10] Ma’sum Zainy.dkk, Ilmu Ushul Fiqih, Darul Hikmah,(Jombang:2008), hlm.206

Penyakit Sembuh Bengkel Hati Ustad Danu

Judulnya saja sudah "Bengkel Hati" . Yak penyakit penyakit aneh nan ajaib yang marak di masa sekarang ini mayoritas disebabkan oleh hati yang buruk. Hati kiasan yang buruk menyebabkan hati beneran juga buruk. Loh kok bisa? Banyak penelitian yang sudah membuktikannya secara ilmiah. Cara bodonya intinya, jika hati kita tidak beres, akan berdampak pada perilaku kita. Jika perilaku kita buruk dan menjadi kebiasaan sehari-hari, akan berdampak pula pada kondisi fisik kita. Ternyata, baik qalbu ataupun fisik, mereka saling berkaitan. Ini juga dari penelitiannya Ustad Danu loh. Nggak tanggung tanggung, penelitian ini memakan waktu 15 tahun. Nah, sebab sebab penyakit yang dianalisa oleh Ustad Danu ini seperti suka marah, dengki, suka menyakiti hati orang lain. Pokoknya hal hal yang dilarang oleh Allah SWT. Subhanallah !!! Dan solusi dari penyakit ini seperti sabar, istighfar, mohon ampun kepada Allah dan menyadari kesalahannya. Pokoknya hal hal yang dianjurkan oleh Allah SWT. Subhanallah. Berdasarkan ayat :

"Segala sakit, musibah dan kejadian yang tidak mengenakkan hati manusia adalah peringatan dari Allah sebagai hasil dari dosa dan kesalahan manusia itu sendiri. Namun Allah memaafkan sebagian dosa dan kesalahan manusia" (QS Asy Syuraa : 30).
Walau Ustad Danu basicnya orang Islam, ini cara manjur buat semua umat. Dan nggak main main hlo, banyak sekali orang orang yang berpenyakit fatal, stadium berat, sudah diderita bertahun-tahun kemudian sembuh. Masih nggak percaya? Liat aja di youtube. Masih nggak percaya juga? Dateng aja ke mnctv minta alamat Ustad Danu, terus minta no hp pasien yang dulunya sakit parah, terus ditelpon. Jangan cuma satu dua, ratusan kalo perlu. Tapi, kalo mau coba sendiri berhubung acara tv nya udah kelar dan nggak ada situsnya, ini deh disediain rangkuman sebab akibat dan solusi dari penyakit penyakit itu DARI BERBAGAI SUMBER

Anak anak :
Penyakit yg terjadi pada anak/ yg belum menikah biasanya terjadi di karenakan perbuatan orang tuanya. perbanyak istighfar, sholat lima waktu jangan terlupakan di tambah tahajud mohon ampunan pd Allah dan mohon kesembuhan atas anak kita.
  • Hernia pada bayi/anak kecil : Dibawah perut ada lubang kecil, salah satunya ada yg sobek. Ini terjadi biasanya krn ortu (salah satu dr suami/isteri) punya keinginan yg kuat/keras kepala/kaku. Hernia ini mudah sembuh sebab elastis.
      • Solusinya: bayi ditidurkan pd posisi terlentang, orang tua kalo bisa anak juga minta kesembuhan & ampunan pada Allah, memperbanyak sholat tahajud (dg tdk meninggalkan sholat wajib)
Dewasa : 
Setiap penyakit ada obatnya demikian juga penyakit yg datangnya dr hati, semoga kita terhindar dr segala penyakit yg datangmya dr hati. Aamiin
  • Alergi : keinginan yang kuat di barengi dengan kejengkelan/mungkin Ambisi tinggi, ambisi untuk disegani.atau mungkin ada amalan jawa untuk keselamatan
  • Anyang-anyangan : Apa yang diinginkan supaya tercapai.
  • Asam Urat : Orang dengan sakit ini mempunyai sifat yg kaku didlm keluarga, meremehkan pasangan menganggap rendah atau menyepelekan.Kalau menyuruh2 didalam pekerjaan atau di rumah pingin cepat kelar di barenggi dengan emosi,jengkel.Kekakuan didalam pekerjaan.
  • Asam Urat Pangkal Ibu Jari : Sangat kukuh, kuat pegang keyakinan
  • Asma : Penyakit asma biasanya disebabkan amarah yang dipendam. Yang harus dilakukan adalah tidak memendamnya, tetapi juga tidak mengumbar amarah. Yang harus dilakukan adalah menyelesaikannya.
  • Bau Mulut : Penyebabnya, jarang bicara. Jadi bakteri dlm mulut terus bekerja, sedang O2 tdk leluasa bekerja dg baik. Biasanya mempunyai sifat yg bicaranya tidak enak/suka bikin tersinggung/menyakiti/asbun.
      • Solusinya: banyak2 istigfar, dan merubah sikap. tidak meninggalkan sholat wajib, ditambah sholat tahajud mohon kesembuhan dari Allah
  • Bau Badan : Biasanya orang ini gampang tersinggung, kalau dinasihati langsung nyerang, dan malas!
      • Solusinya: jangan malas untuk mandi/membersihkan diri, banyak2 mohon ampun/istigfar pada Allah, sholat wajib tdk boleh ditinggalkan, ditambah sholat tahajud, mohon kesembuhan dari Allah
  • Bisul di Kepala : Ambisi terlalu tinggi tapi dikerjakan.
  • Bisul di Pantat : Ambisi tinggi tetapi tidak dikerjakan
  • Darah rendah : karena kekhawatiran seseorang yang terlalu tinggi.atau juga karena Banyak Pertimbangan, Ragu-Ragu
  • Darah tinggi : Emosi tinggi, tak mau kalah.
  • Diabetes : Seseorang yg menderita penyakit ini biasanya mempunyai sifat kaku, kalau menyuruh mengerjakan sesuatu inginnya cepat dilakukan di sertai emosi. Selalu merasa benar. Sering meremehkan orang lain terutama pada pasangan atau keluarga. Sering marah yg tersimpan dan diam pd keluarga.
  • Diabetes melitus : Suka memerintah terutama sama orang yang dekat dan kalau tidak di laksanakan akan marah2
  • Diabetes yang menyebabkan luka di tumit : biasanya menaruh dendam pada orang lain.
  • Diabetes yg disertai dada pengap, panas, mual dan muntah mengeluarkan cairan : Pernah melakukan ilmu pernafasan menggunakan sesuatu, kalau ada masalah biasanya diam dahulu baru suatu saat marah keluar. solusinya istighfar, tenang berdo'a mohon ampun terutama kepada arang yg mendholimi.
  • Dismenor : Sama suami/anak/orang lain kalau ada masalah sering uring-uringan.
  • Empedu : Penyakit ini dikarenakan seringnya membicarakan orang lain, menggosipkan atau membuat fitnah. Pasien-pasien yang menderita penyakit ini mengakui bahwa dia sering melakukan hal-hal tersebut.
      • Solusinya : meminta maaf kepada orang yang digosipkan atau difitnah dan bertobat kepada Allah.
  • Epilepsi : karena menyimpan emosi di dalam otak [dipikir terus], bahkan jika berlangsung lama bisa menjadi tumor/kanker otak).
  • Gatal-gatal : Limpanya tidak bagus. Biasanya problem ini akan muncul karena keinginan yg sangat kuat khususnya dalam situasi rumah tangga/keluarga.
      • Solusinya: banyak2 istigfar, dan merubah sikap. tidak meninggalkan sholat wajib
  • Ginjal (sudah 10 tahun) : Biasanya ini sering marah2 pada isteri/suami/keluarga
      • Solusinya: banyak2 mohon ampun/istigfar pada Allah, sholat wajib tdk boleh ditinggalkan, ditambah sholat tahajud, mohon kesembuhan dari Allah
  • Ginjal (gagal) Sehingga cuci darah setiap beberapa hari sekali : jika ia belum punya suami atau isteri penyakit ini karena memendam jengkel /marah/dendam pada orang tua. Jika sudah punya isteri atau suami ya karena juga memendam rasa jengkel pada suami atau isterinya. karena saking terlalu jengkel , kalau melihat saja atau teringat, rasa jengkelnya sangat kuat.dan penyebab lainnya adalah tidak dapat membedakan mana yang baik mana yang buruk, dan mana yang benar mana yang salah.
  • Gondok : Biasanya ini keinginan bicara yg ingin menang sendiri, tapi karena takut bicara, maka kelenjar thyroid membengkak.
      • Solusinya: banyak2 mohon ampun/istigfar pada Allah, sholat wajib tdk boleh ditinggalkan, ditambah sholat tahajud mohon kesembuhan dari Allah
  • Jantung (kelainan) : Klep-nya bocor/terbuka. Biasanya ini dikarenakan sering menyimpan emosi yg kuat.
      • Solusinya: banyak2 mohon ampun/istigfar pada Allah, sholat wajib tdk boleh ditinggalkan, ditambah sholat tahajud, mohon kesembuhan dari Allah
  • Jantung (bengkak) : Ini terjadi di karenakan orangnya sering bercerita membanggakan suatu miliknya agar mendapat pujian dari orang lain.  kita merasa yakin apa yg kita miliki (sombong) menyimpan emosi yang sangat kuat jengkel marah dan diam.
  • Jantung (bocor) : Marah emosi yang disimpan dan diam, kalau ndak kuat keluar dan marah2 biasanya orang ini pendiam dan galak.
  • Jantung (nyeri) : Orang dengan penyakit ini biasanya sering jengkel pada siapapun terutama pada pasangan. 
  • Jantung berdebar- debar : orang dengan penyakit ini mempunyai ciri2 pendiam tidak banyak bicara, tidak mudah marah tapi kalau marah di simpan, punya rasa khawatir yg tinggi sering was- was terutama pada anak- anaknya.
  • Jantung Koroner: Emosinya tinggi dan meledak - ledak.
  • Kanker pada kaum pria : Hal ini dikarenakan Pria tersebut sering memarah-marahi sang Istri. Yang harus dilakukan agar sembuh adalah meminta maaf kepada sang istri dan bertobat kepada Allah.
  • Kanker Rahim (stadium 3) : Jika bermasalah dg hal yg berhubungan dg rahim/indung telur biasanya ini menyangkut masalah terhadap orangtua, khususnya dengan IBU. Untuk kanker rahim ini, biasanya muncul karena keseringan emosi/suka marah2/jengkel khususnya pada keluarga (anak2/suami/isteri/ibu kandung), namun disimpan saja.
      • Solusinya: minta maaf pada orang2 yg disakiti, belajar untuk tdk marah2, bertobat pada Allah & mohon kesembuhannya, sholat wajib & tahajud.
  • Kanker Usus : Ngeyel, semaunya sendiri, ngambek.
  • Kanker darah : disebabkan oleh rasa jengkel yang dipendam yang sangat lama terutama pada ortu. Rasa jengkel yang disimpan akan menyebabkan kerusakan pada sumsum tulang belakang. Akibatnya ada kelainan darah putih.
  • Keringat Dingin : Terlalu Santai
  • Keringat Banyak : Kemrungsung
  • Kepala sakit (depan) : Berfikir yang bukan2
  • Kepala sakit (belakang) : cepat emosi
  • Kepala sakit (samping) : tidak mau mendengar
  • Kepala sakit (tengah) : berfikir berhari-hari
  • Ketuban pecah dini : Istri mempunyai rasa jenkel banget sama orang tuanya terutama ibunya dan suaminya ada rasa marah sama bapaknya.sama seperti diatas.karena berdosa pada orang tua
  • Kolesterol : Punya pendapat tak mau disanggah
  • Kuning : Empedunya bermasalah. Biasanya karena terlalu banyak ngomong sehingga cenderung menyakiti orang lain.
      • Solusinya: banyak2 mohon ampun/istigfar pada Allah, sholat wajib tdk boleh ditinggalkan, ditambah sholat tahajud, mohon kesembuhan dari Allah
  • Lever : Biasanya punya dendam yg masih tersimpan.
      • Solusinya: hilangkan dendam terlebih dahulu, memaafkan orang yg dianggap bersalah, banyak2 mohon ampun/istigfar pada Allah, sholat wajib tdk boleh ditinggalkan, ditambah sholat tahajud, mohon kesembuhan dari Allah
  • Maag  : Kalau di nasehati selalu tidak mau, sering emosional, sering ngomel dalam keluarga.
  • Mata : Sakit mata berhubungan dengan pandangan atau cara pandang.
  • Mata kabur: kalau melihat sesuatu terutama lingkungan tidak cocok emosi, jengkel dan disimpan (cara pandang yg agak keras).
  • Mata dobel pandangannya : kalau jengkel dengan orang tua terutama ibu sulit di nasehati.
  • Mata Minus : Hal ini disebabkan karena meremehkan orang lain sehingga Allah mengaburkan pandangannya.atau Memandang sesuatu selalu serius.
  • Mimisan : (Baik ini dikarenakan oleh polip maupun tumor). Biasanya ini berhubungan dengan emosi yg berkenaan dengan lingkungan (penciuman), misalnya krn tdk menyukai sesuatu, maka emosi.
      • Solusinya: banyak2 mohon ampun/istigfar pada Allah, sholat wajib tdk boleh ditinggalkan, ditambah sholat tahajud, mohon kesembuhan dari Allah
  • Paru-Paru : merasa paling mampu, rasa bangga yang kuat,
  • Perut nyeri : Punya amalan-amalan atau selalu mempunyai ke inginan yang kuat dan kalu tidak terpenuhi akan jengkel.
  • Perut Kembung : Karena sulit menerima nasehat. Sebenarnya mau di nasehati tapi dia menundanya dulu hingga beberapa lama.
  • Prostad : Orang dengan sakit ini biasanya gampang marah tetapi diam dan disimpan, keinginan pribadi dan kesenangannya maunya keturutan dan kesampaian.
  • Rahim bermasalah : Hal ini dikarenakan bermasalah dengan Ibu sang pasien. Entah dulu sering membangkang atau membentak-bentak. Untuk mengobatinya, harus meminta maaf kepada Ibu dan bertobat kepada Allah.kebanyakan yang berhubungan ama janin,rahim dll .tu disebabkan karena berdosa kepada orang tua
  • Sariawan atau panas dalam : orang yg sering terkena penykit ini biasanya kalau ngomong agak pedas.
  • Sesak nafas di hulu hati : cepat putus asa.
  • Sesak nafas di dada : emosi tertekan
  • Sesak nafas di atas : emosi disimpan
  • Sinusitis : terjadi biasanya tidak sengaja kalau berbicara ada kata2 yg membuat jengkel dan marah orang yg mendengarkan, serta terlalu serius dalam berfikir.
  • Susah punya anak : Kurang cekatan/agresif dalam beribadah dan kurang mesra terhadap pasangan atau sudah dingin.atau durhaka pada orang tua
  • Tumor : orangnya ketaka ada masalah kemudian diam tapi dalam hatinya emosi.
  • Tumor payu dara : Ada sesuatu kebaikan yg akan di sampaikan pada suami tetapi dengan cara marah atau jengkel yg disimpan dalam hati.
  • Tumor payudara kanan  : karena kita sering meminta pada suami untuk melakukan kebaikan, tetapi suami malas melakukan, sehingga kita jengkel.
  • Tumor pangkreas : menginginkan suatu kebahagiaan atau sesuatu yg enak 'menurut hatinya' di pikirkan setiap hari. Keinginan yg sangat kuat disimpan, diam dan emosi. misalnya pingin punya rumah, mobil dll.
  • Tumor tulang : mempunyai keinginan yang kuat tapi diam dan jengkel.
  • Tumor Ovariaum: tiap hari jengkel terutama pada orang2 terdekat, baik pada anak, suami, istri, menantu, mertua.
  • Tumor Otak : kecenderungan menyimpan jengkel diotak dan selalu dipikirkan terutama pada pasangan.
  • Vertigo : tidak mau mendengar nasehat.

Copyright © 2015 Baca Online dan Seputar Blog
| Distributed By Gooyaabi Templates